Adat jawa, Baju, Baju Pengantin, Baju Pengantin 2010, Baju Pengantin 2011, Bali, Modern, Muslim, Muslimah, Pengantin
~~~Koleksi Baju Pengantin --- Pakaian Pengantin: Baju Pengantin Warna Putih --- Koleksi Gambar Baju pengantin --- Wedding Dress --- Baju pengantin Muslim --- Gaun Pengantin --- Design Baju Pengantin --- Kebaya Pengantin --- Busana pengantin --- dan Jas Pengantin~~~

Panduan Cara Membeli Cincin Pernikahan

Panduan Membeli Cincin Pernikahan

Panduan Membeli Cincin Pernikahan

Cincin kawin adalah sebuah perhiasan yang memiliki nilai emosional yang tertinggi. Jika cincin pertunangan melambangkan sebuah janji, cincin kawin melambangkan pemenuhan dari janji tersebut, yaitu pernikahan itu sendiri. Melebihi nilai perhiasan itu sendiri: sebagai bagian dari janji nikah: “Dengan cincin ini, Saya dinikahkan.” Kami mengucapkan janji kami, kami berjanji untuk mengasihi dan setia dan kami bertukar cincin kawin sebagai simbol dari janji kami.

Selingkar metal ini adalah perhiasan yang sangat kuat dan berarti. Lingkar yang tidak terputus melambangkan kasih yang kekal, dan mengalir terus menerus, tak berakhir. SImbol universal ini telah menjadi bagian dari pemberkatan nikah lebih dari lima abad. Suatu hal yang romantis membayangkan anda dan pasangan anda meneruskan tradisi bersejarah tentang pasangan yang saling bertukar janji sepanjang masa. Bukan hanya melambagkan pernikahan, tapi juga meneruskan tradisi dalam pernikahan, yang lama dan yang akan datang.

Menemukan gaya anda

Tapi bagaimana cara memilih cincin yang sesuai untuk anda? Yang akan menangkap seluruh esensi dari tradisi itu? Di sini kami memberikan beberapa petunjuk bagaimana anda dan pasangan anda memilih cincin untuk dikenakan pada jari manis anda dari sekarang dan seterusnya. Dari seluruh pilihan yang anda buat untuk pernikahan anda, hanya cincin kawin yang akan ebrtahan selamanya. Sebagusnya gaun pengantin anda, selezatnya kue dan hidangan pada pesta anda, meskipun pengapit anda memuji gaunnya, dan bulan madu anda yang sempurna, hanya cincin kawin yang akan setia, dekat dengan anda setiap hari, menjadi simbol yang indah, mengingatkan selalu pada janji nikah anda.

Untuk acara sukacita ini, dan untuk tahun-tahun di depan, anda pasti menginginkan sebuah cincin yang selalu memuaskan anda. Meskipun anda memilih emas atau platinum, atau cincin berlian, cincin anda seharusnya mencerminkan gaya, kepribadian, dan selera anda. Memilih cincin adalah saat yang menyenangkan. Anda dapat melihat beberapa pilihan indah pada situs Mondera.com. Mulailah pada bagian “a plain gold wedding band”. Plain adalah benar-benar pilihan awal. Walaupun paling sederhana, jenis ini menawarkan beberapa pilihan bagi anda.
Memilih material

Anda menyukai cincin emas tradisional dengan permukaan bundar dan mengkilat? Anda dapat memilih antara 14k emas, 18k emas, ataupun 24k emas. Ingat bahwa semakin tinggi karat emas, cincin akan berwarna semakin keemasan. Atau anda lebih memilih tampilan modern dengan permukaan yang lebih rata dan bersudut pada tepinya? Apakah anda menyukai emas bertekstur? Seberapa lebar cincin yang anda inginkan?. Tradisi lama mengatakan cincin sang istri lebih lebar daripada milik suami tapi tradisi sekarang andalah yang menentukan, jadi silakan saja – jika anda para suami ingin memiliki cincin yang lebar, maka cincin itu adalah yang tepat bagi anda.

Bagaimana anda menentukan jenis metalnya? Tradisi lama, mungkin juga ibu mertua anda, berkata kuning, hati anda mungkin berkata putih. Jika itu permasalahannya, berterima kasihlah pada ibu merta anda untuk sarannya dan ikuti hati anda. Anda yang akan memakai cincin itu setiap hari. Tapi anda juga dapat mempertimbangkan cincin yang menggabungkan keindahan keduanya, putih dan kuning (emas dan platinum).

Sedikit tekstur pada salah satu warna akan menambahkan detil dan kekayaan desain. Desain klasik baru menggabungkan lingkaran kuning emas 18k yang diperkaya dengan tepi tipis dari platinum (atau sebaliknya). Pemilihan cincin dua warna ini jangan terlalu lebar untuk membawa kesan antara gabungan elegan dan personal. Jika anda tidak ingin mencampurkan warnanya tapi menyukai ide ini, pilihlah cincin kuning emas yang memiliki bagian yang bertekstur. Atau pertimbangkan cincin emas mengkilat yang dihiasi dengan berlian di bagian tengahnya.

Untuk beberapa orang, kilauan emas melambangkan kehangatan dan kasih dalam pernikahan dan telah diasumsikan menjadi metal ‘tradisi’. Tapi tradisi hanya menunggu untuk diciptakan dan itulah alasannya dengan pemilihan cincin kawin platinum. Kekuatan dan kemurnian platinum melebihi emas, menjadikannya pilihan yang ideal untuk simbol kasih yang kekal. Platinum juga digunakan pada banyak cincin pertunangan. Anda mungkin ingin memakainya bersama, di tangan kiri anda, dan platinum adalah pilihan yang ideal.

Cincin untuk mempelai pria

Untuk kebanyakan pria, cincin kawin mungkin menjadi perhiasan satu-satunya yang mereka kenakan selain jam tangan mereka. Anda berdua pasti ingin membeli cincin ini dengan bijaksana. Seperti halnya saat anda membuat keputusan-keputusan untuk pernikahan anda, anda tidak memiliki pengalaman dalam hal ini, jadi luangkan waktu untuk memilih dengan baik. Pengantin pria mungkin akan terkejut mengetahui bahwa dia sangat tertarik dengan cincin yang mencerminkan kasihnya dan komitmen barunya. Telitilah pada detilnya – walau berukuran kecil, cincin kawin dipenuhi dengan bermacam desain pada permukaannya. Dengan berjalannya waktu, anda akan menghargai kekayaan desain, bagaimana ia menangkap cahaya, saat memantul dari permukaan yang mengkilat ataupun dari detil-detilnya.

Pilihan cincin untuk pria dan wanita dapat anda lihat pada situs Mondera.com. Desain yang anggun telah dibuat baik untuk pria maupun wanita. Mereka menawarkan cara yang unik untuk menunjukkan kasih anda. Untuk beberapa pasangan, bagaimanapun, desain yang persis sama tidak memberikan daya tarik yang sama untuk masing masing pasangan. Janganlah hal ini menjadi permasalahan besar bagi anda! hal ini hanya menunjukkan bahwa anda memiliki selera yang berbeda untuk cincin kawin. Bukan alasan bagi anda untuk menunda pernikahan anda hanya karena anda tidak dapat memilih desain yang sama. Nikmatilah perbedaan anda dan pikirkan kemungkinan bahwa anda memiliki cincin yang mirip dalam astu keluarga. Anda mungkin memilih cincin dengan dua warna, tapi dengan dekorasi yang berbeda. Atau pengantin wanita memilih cincin berlian sedangkan sang pria memilih cincin tanpa batu. Ingat, cincin kawin melambangkan kasih dan komitmen anda, dan simbol muncul dalam berbagai desain dan bentuk. Sangatlah mungkin satu pasangan memilih cincin kawin yang sederhana sedangkan lainnya memilih cincin berlian. Yang penting adalah seberapa banyak anda menyukai cincin anda dan seberapa baik cincin itu sesuai dengan tangan anda.

Menyesuaikan dengan bentuk tangan

Beberapa aturan dalam memilih perhiasan dapat anda terapkan di sini. Jika anda membeli cincin kawin, ingatlah bahwa bentuk tangan anda akan memberikan pengaruh yang besar. Aturan dasar membeli cincin kawin sama dengan aturan membeli cincin pada umumnya: lebar menambahkan lebar, panjang menambahkan panjang. Cincin dengan lebar kecil akan terlihat ‘hilang’ pada tangan yang bertulang lebar. Pertimbangkan cincin dengan lebar sedang dengan desain pola kerangka. Jika anda suka dengan cincin lebar, tapi anda memiliki jari yang besar, pilihlah yang memiliki tepi bundar yang memberikan tekanan paling ringan pada kulit jari anda. Cincin yang lebih rata akan lebih baik pada jari yang kecil. Untuk jari ramping, cincin kawin dengan desain diagonal akan memberikan kesan lebar yang lebih baik.

Pertimbangkan juga tinggi cincin saat menjatuhan pilihan. Cincin dengan set berlian memunculkan penampilan yang lebih besar dan harus dipilih sesuai dengan bentuk dan ukuran tangan. Desain yang terbuka memberikan kesan ringan dan rata pada tangan yang lebar. Karena batu yang besar juga terlihat baik pada tangan yang besar, sebuah cincin dengan set berlian akan memberikan tampilan yang memuaskan. Tangan yang kecil dan ramping akan lebih bagus dengan cincin berhiaskan beberapa batu, sederetan batu batu kecil pada cerukan atau cabang. Seperti halnya parfum yang menggunakan reaksi kimia tubuh, cincin kawin anda akan mengambil karakter dari tangan anda. Tangan adalah ruang pajang cincin anda.

Sumber : ettagale blauer

Arti dari Mahar, Mas Kawin, Peningsetan atau Seserahan Dalam Pernikahan

Setiap calon mempelai pengantin Jawa pasti menyadari betul makna filosofi hantaran (peningset). Kini hantaran bisa dibuat sebagus, secantik, dan semenarik mungkin. Dalam tata upacara pernikahan pernikahan adat Jawa, ada beberapa upacara adat yang diselenggarakan, seperti lamaran, upacara peningsetan hingga akad nikah. Peningsetan atau yang lazim disebut seserahan sudah menjadi bagian yang umum dalam rangkaian pernikahan di Indonesia. Seserahan yang dulu tidak wajib hukumnya, kini sudah mengakar budaya dan menjadi bagian dari prosesi pernikahan.

Menghayati Arti Mahar dan Peningsetan

Menghayati Arti Mahar dan Peningsetan

Peningset atau serah-serahan adalah pemberian dari pihak mempelai pria. Berasal dari kata singset yang artinya ”mengikat”, peningset berarti hadiah yang menjadi pengikat hati antara dua keluarga. Secara adat Jawa, peningset biasanya terdiri atas: satu set daun sirih yang disebut Suruh Ayu, beberapa helai kain jarik dengan motif batik yang berbeda, kain bahan untuk kebaya, ikat pinggang tradisional yang disebut stagen, buah-buahan (terutama pisang), sembako (beras, ketan, gula, garam, minyak goreng, bumbu dapur), satu set cincin nikah, dan sejumlah uang sebagai sumbangsih dari pihak mempelai pria.

Seserahan merupakan simbolik dari pihak pria sebagai bentuk tanggung jawab ke pihak keluarga, terutama orangtua calon pengantin perempuan. Untuk adat istiadat di Jawa biasanya seserahan diberikan pada saat malam sebelum akad nikah pada acara midodareni untuk adat Jawa. Tetapi ada juga yang melakukan seserahan pada saat acara pernikahan. Sekarang, hantaran (peningset) pun bisa ditampilkan dengan lebih kreatif.

Meskipun mahar dan peningset menjadi tanggung jawab mempelai pria, bukan berarti hal ini nggak bisa didiskusikan berdua. Bicarakan apa yang menjadi ganjalan, sebisa mungkin cari solusi yang nggak memberatkan calon suami. Kalau terlalu merepotkan, ada baiknya jumlah dan jenis peningset dikurangi. Sesuaikan dengan kemampuan, jangan malah jadi masalah. Cari yang praktisnya aja, jangan mensyaratkan macam-macam.

Tentang kapan peningset ini diserahkan, menurut adat jawa biasanya diberikan pada malam hari sebelum acara pernikahan. Walau pihak pengantin tidak mengadakan malam midodaren, tapi tetap saja pada malam hari sebelum hari pernikahan diadakan acara silaturahmi, dimana pihak CPP datang ke rumah pihak CPW. Hal ini bertujuan selain untuk menjalin silaturahmi, sekaligus menunjukkan kepada keluarga CPW kalau CPP masih “ada” (nggak kabur) dan masih berniat untuk menikahi CPW. Begitu juga untuk keluarga CPP. Karena sifatnya yang menjadi non formal dan memang bukan malam midodaren, maka tidak diadakan persiapan khusus.

Peningset tidak sama dengan mahar karena mahar adalah sesuatu pemberian suami atas permintaan istrinya, dan merupakan syarat sah pernikahan. Mahar tidak memiliki ketentuan harus dalam bentuk apa dan berapa jumlahnya, tetapi ada ajaran dari Rasulullah SAW yang menganjurkan untuk tidak berlebihan dalam menentukan mahar, karena dikhawatirkan akan memberatkan calon suami.

Menghayati Arti Mahar dan Peningsetan

Menghayati Arti Mahar dan Peningsetan

Khusus untuk mahar, disunnahkan yang bermanfaat, ringan, sederhana, dan tidak berlebihan. Hal ini demi kemudahan pernikahan. Rasulullah SAW telah bersabda yang diriwayatkan dari Uqbah bin Amir RA: ”Sebaik-baik mahar adalah yang paling mudah”. Mahar akan disebutkan dan diberikan pada prosesi ijab qobul.

Para wali tidak boleh menetapkan syarat uang atau harta (kepada pihak lelaki) untuk diri mereka, sebab mereka tidak mempunyai hak dalam hal ini, ini adalah hak perempuan (calon istri) semata, kecuali ayah. Ayah boleh meminta syarat kepada calon menantu sesuatu yang tidak merugikan putrinya dan tidak mengganggu pernikahannya. Jika ayah tidak meminta persyaratan seperti itu, maka itu lebih baik dan utama.

Mahar adalah hak murni wanita, dan dalam perkawinan harus ada pemberian harta dari pihak laki-laki terhadap wanita sebagai mahar, adapun jenis dan kadar mahar berbeda-beda sesuai dengan kemampuan. Bentuk atau kadar mahar dalam proses pernikahan, dan keumuman di kalangan kita mahar itu lebih sering disebut dengan ‘maskawin’, dikarenakan keumuman mahar yang sering diberikan adalah sesuatu yang terbuat dari emas, seperti cincin, gelang atau kalung, sehingga disebutlah ‘maskawin yang artinya emas untuk kawin’, akan tetapi istilah ‘maskawin’ untuk sekarang ini menjadi salah kaprah, disebabkan banyak orang yang memberikan ‘maskawin’ berupa seperangkat alat untuk shalat atau berupa uang, sehingga arti dan maksud ‘maskawin’ menjadi tidak relevan dan tidak nyambung lagi. Untuk itu, hendaknya kita yang sudah paham mengembalikan istilah ‘maskawin’ kepada nama yang sebenarnya yaitu ‘Mahar’.

Menghayati arti mahar dan peningset pernikahan yang sesungguhnya mengandung makna sangat mendalam dan tidak sekadar mengukur materialnya. Kesungguhan mempelai pria dalam memberikan peningset (dalam kemampuannya) menyiratkan penghargaannya yang tinggi kepada calon mempelai wanita dan juga kedua orang tuanya. Orang tua mempelai wanita juga akan mendapatkan kesan mendalam, betapa calon mantunya berupaya memberikan penghargaan yang tinggi terhadap anaknya, dalam ketulusan dan wujud terbaik yang bisa diusahakan calon mantunya. Kesan pertama yang setidaknya dapat memberikan kepercayaan bahwa anak gadisnya nanti akan diperlakukan dengan baik. Menghayati Arti Mahar dan Peningsetan

Alasan Cincin Pernikahan Ditaruh di Jari Manis

Mengapa Cincin Pernikahan Ditaruh di Jari Manis

Mengapa Cincin Pernikahan Ditaruh di Jari Manis

Ikuti langkah berikut ini, Ini benar-benar ajaib (ini berasal dari kutipan Cina)

  • Pertama, tunjukkan telapak tangan anda, jari tengah ditekuk ke dalam (lihat gambar)
  • Kemudian, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya.
  • Permainan dimulai , 5 pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan…
  • Cobalah membuka ibu jari anda, ibu jari menwakili orang tua, ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.
  • Tutup kembali ibu jari anda, kemudian buka jari telunjuk anda, jari telunjuk mewakili kakak dan adik anda, mereke memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita.
  • Sekarang tutup kembali jari telunjuk anda, buka jari kelingking, yang mewakili anak2. cepat atau lambat anak2 juga akan meninggalkan kita krn hrs berkeluarga sendiri.
  • Selanjutnya, tutup jari kelingking anda, bukalah jari manis anda tempat dimana kita menaruh cincin perkawinan anda, anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. Karena jari manis mewakili suami dan istri, selama hidup anda dan pasangan anda akan terus melekat satu sama lain.

Sumber : forumkompas

Related Posts with Thumbnails
bisnis internet, cari jodoh, bisnis, cari kerja, cari uang di internet, tempat cari uang, cari duit di internet, cari uang 2010